Minggu, 28 November 2010

PROSES BAYI TABUNG

Di Indonesia, teknik bayi tabung (in vitro fertilization / IVF) pertama kali diterapkan di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta, tahun 1987. Bayi tabung pertama Indonesia lahir 2 Mei 1988. Sejumlah rumah sakit lalu mengembangkan teknik tersebut, termasuk RSUPN Cipto Mangunkusumo yang belakangan menyediakan layanan medis reproduksi satu atap, Klinik Yasmin.

Proses bayi tabung dimulai dengan pemeriksaan terhadap suami dan istri. Pemeriksaan mencakup kondisi hormon reproduksi, organ reproduksi, dan kemungkinan adanya infeksi virus atau penyakit lain seperti diabetes, gangguan fungsi hati, ginjal, dan kelenjar tiroid.

Kemudian tahap berikutnya, ovarium dirangsang agar menghasilkan banyak folikel yang mengandung sel telur dengan cara menyuntikkan obat perangsang / stimulan setiap hari selama 7-9 hari. Setelah folikel (tempat sel telur berkembang) berdiameter >20 mm, dilakukan penyuntikan pematangan sel telur.

Sel telur yang matang lalu dikeluarkan. Folikel yang tampak di layar ultrasonografi (USG) diambil melalui vagina dengan alat sekecil jarum. Biasanya waktu pengambilan sel telur, pasien jangan memakai rias wajah dan parfum yang dikhawatirkan bisa merusak kualitas sel telur.

Selanjutnya dilakukan kultur embrio. Sel telur dan sel sperma disiapkan, dan kemudian dipertemukan di dalam cawan petri. Embrio yang terbentuk (stadium 4-8 sel) ditanamkan kembali ke rahim ibu, biasanya 2-3 embrio agar lebih berpeluang hamil. Jika semua embrio berkembang, jadi nanti akan lahir bayi kembar. Embrio ini diharapkan tumbuh layaknya pembuahan alamiah. Keberhasilan bayi tabung di seluruh dunia saat ini baru mencapai 30-35 persen, tergantung pada usia dan kondisi pasangan.

Embrio yang tersisa dan tidak ditanam dalam rahim, akan disimpan dalam kondisi beku. Pada suhu minus 196 derajat Celcius. Jadi kalau ada pasangan yang ingin menambah momongan, embrio yang ada tinggal ditanamkan ke rahim si ibu. Jadi calon ibu tidak perlu lagi menjalani proses pematangan dan pengambilan sel telur.

Untuk pasangan yang sedang menjalani pengobatan kanker tak usah cemas. Sel sperma atau sel telur yang sehat akan diambil sebelum minum obat kanker.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar